Tag: Kuliner

4 Kuliner Tahu Indonesia, Cita Rasa Khas Menggugah Selera

Tahu adalah makanan yang dibuat dari endapan perasan biji kedelai yang mengalami koagulasi. Tahu berasal dari Tiongkok, seperti halnya kecap, tauco, bakpau, dan bakso. Nama “tahu” merupakan serapan dari bahasa Hokkian, yang secara harfiah berarti “kedelai terfermentasi”.

Kamu harus tahu jika tahu tak hanya ada di Indonesia saja, sebenarnya makanan yang berwarna putih tersebut sudah ada di Tiongkok sejak 2200 tahun yang lalu. Di Jepang tahu umumnya dikenal dengan sebutan tofu. Ada beberapa varian tahu serta kuliner berbahan dasar tahu di Indonesia. Tentu saja masing-masing memiliki ciri khas masing-masing. Penasaran ada tahu apa saja di Indonesia? Berikut ini ulasan selengkapnya.

1. Tahu Sumedang
Meski namanya adalah mengacu pada suatu daerah, tapi keberadaannya ada di banyak tempat. Ya, tahu Sumedang adalah makanan dari tahu dan khas daerah Sumedang. Sajiannya adalah berupa tahu yang digoreng, tapi sebelumnya telah diberi bumbu khusus sehingga menyajikan cita rasa yang mantap sekali.

tahu-sumendang

Umumnya berbentuk kotak persegi, jika kamu membeli dalam jumlah banyak, maka kamu bisa mendapatkan tahu dalam kemasan bongsang, yaitu sebuah wadah terbuat dari anyaman bambu. Resep tahu Sumedang sendiri konon diwariskan langsung oleh orang Tiongkok, yang pindah ke Indonesia.

2. Tahu Kuning Kediri
Jika tadi ada tahu Sumedang dengan rasa khas dan bila digoreng bisa berubah dari bentuk awalnya, kali ini ada tahu yang berasal dari Kediri. Disebut begitu karena sentra pembuatan tahu banyak ditemui di Kediri. Masyarakat setempat menyebut kuliner tersebut dengan nama tahu kuning atau tahu takwa. Warna kuning membedakan dengan tahu-tahu dari daerah lain. Warna tersebut didapat dari bumbu berupa kunyit.

tahu-kuning-kediri

Bentuknya sendiri dipotong-potong dalam ukuran kecil persegi agak pipih. Banyak yang bilang dan memang sudah terbukti jika tahu kuning memiliki kepadatan yang lebih baik dari tahu putih biasa. Ketika memotongnya tahu kuning tidak akan mudah hancur begitu saja. Setelah dimasak untuk berbagai olahan mulai dari gorengan hingga sayur, tahu kuning memiliki rasa gurih tanpa rasa asam.

3 Tahu Walik Banyuwangi
Kabupaten paling ujung di Indonesia yaitu Banyuwangi juga memiliki ciri khas baik soal rasa maupun cara pembuatan. Tahu yang telah dibuat, kemudian dimasak dengan beberapa cara. Ada yang digoreng maupun disajikan dalam bentuk basah. Tahu goreng bisanya disebut dengan tahu walik.

tahu-walik-bayuwangi

Kulit bagian luar terasa gurih dan renyah, sedangkan bagian dalam tahun sungguh terasa kenyal dan enak. Sedangkan untuk tahu walik basah, diberi isian seperi ayam, bakso, hingga ikan laut. Kamu bisa menyantap tahu walik khas Banyuwangi sebagai camilan yang dimakan dengan pelengkap seperti cabai dan sambal.

4. Tahu Gejrot
Tahu Gejrot juga banyak ditemui di berbagai daerah. Kamu bisa merasakan sensasi tahu dengan kuah berbumbu khusus yang mantap dan tentunya cocok buat kamu yang cinta dengan rasa pedas. Tahu gejrot berasal dari Cirebon, tahu yang telah digoreng, kemudian dipotong kecil-kecil, setelah itu diberi bumbu dari cabe, bawang putih, bawang merah, gula merah, dan kecap.

tahu-grejot

Saat ini masih banyak penjual tradisional yang menyuguhkan menu tersebut. Kamu akan menyantap tahu gejrot di sebuah piring terbuat dari tembikar. Sungguh sebuah pengalaman mencicipi kuliner yang unik dan khas.

Nah itulah beberapa olahan tahu yang nampak sedap – sedap, untuk urusan makanan Indonesia merupakan surganya kuliner.

5 Kuliner Khas Kebumen Yang Lezat

Kuliner Kebumen memang dikenal dengan cita rasanya yang khas dan juga menggugah selera. Nyatanya, piknik ke Kebumen tak akan lengkap rasanya jika kamu tak mencicipi sekian kuliner di bawah ini.

1. Sate ambal
sate-ambal

Untuk kamu yang penggemar sate, sate ambal wajib banget masuk daftar kuliner kamu di Kebumen. Sekilas sih sate ini mirip dengan sate madura, tapi kalau di makan kamu akan merasakan cita rasa yang jauh berbeda. Sate ambal ini menggunakan sambal tempe sehingga mempunyai cita rasa yang unik dengan rasa pedas yang bercampur dengan jahe dan juga bumbu rempah lainnya. Sebelum dibakar, sate ambal diolah terlebih dahulu sehingga rasanya lembut dan gurih.

Disajikan terpisah dari bumbunya, kamu bisa menikmati sate ambal dengan ketupat, lontong ataupun nasi. Sate ambal ini berasal dari desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, yang berada di pesisir selatan Kebumen. Jika kamu ingin mencicipinya, siapkan dana 10-15 ribu rupiah ya!

2. Nasi penggel

nasi-penggel

Nampak tak jauh berbeda dengan nasi sayur biasa, nasi penggel menjadi kuliner khas daerah Kebumen. Uniknya, nasi yang digunakan berbentuk bulat seperti bola pingpong. Nasi penggel biasa disajikan dengan sayur nangka dan lauk jeroan sapi, di atas pincuk daun pisang. Biasanya sih dalam satu pincuk diisi 7-8 bola-bola nasi.

Satu porsi nasi penggel biasa dihargai 8-10 ribu rupiah. Sayangnya, makanan yang pas banget buat sarapan ini sudah mulai langka. Tapi kamu bisa menemukannya di derah kota Kebumen saat pagi atau di daerah-daerah tertentu.

3. Yutuk goreng
yutuk-goreng-1024x767

Kamu yang berencana mengunjungi pantai Petanahan, jangan sampai melewatkan kuliner khas satu ini ya! Yutuk merupakan hewan laut bercangkang yang banyak ditemui di pantai Petanahan. Biasanya masyarakat sekitar mengolahnya menjadi bakwan atau rempeyek lezat dengan rasa yang hampir mirip seperti udang.

Bakwan atau rempeyek yutuk ini paling cocok dijadikan teman makan pecel. Tapi jika kamu ingin menjadikannya cemilan juga boleh. Yutuk ini bisa kamu dapatkan dengan harga mulai seribu rupiah.

4. Soto Tamanwinangun

soto-tamanwinangun

Di Indonesia, soto sudah seperti makanan wajib ada di setiap daerah. Begitu pula di Kebumen dengan soto khasnya yang terkenal lezat. Soto Tamanwinangun. Dinamakan demikian karena soto dan penjualnya berasal dari Tamanwinangun, Kebumen.

Jika biasanya kita mengenal soto ayam dan sapi, soto Tamanwinangun menjadikan daging entok dan itik serati sebagai campurannya. Kuah santan yang dipadu dengan kaldu entok juga begitu nikmat dimakan dengan potongan ketupat. Tak hanya kenyang, lezatnya soto ini tak akan mudah kamu lupakan.

5. Lanting atau klanthing

lanting

Jangan salah, Kebumen juga punya jajanan khas yang bernama lanting atau klanthing. Camilan berbentuk angka delapan ini terbuat dari singkong sebagai bahan dasarnya. Dulunya sih lanting ini hanya memiliki 2 rasa saja, tapi seiring berkembangnya jaman lanting kini memiliki banyak rasa seperti balado, keju, pedas manis dan rasa lainnya.

Lanting ini sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh karena bisa tahan lama walaupun tanpa bahan pengawet. Dijamin deh rasanya yang gurih lezat akan membuat kamu ketagihan dan tak bisa berhenti makan.

Itu dia 5 kuliner khas kebumen, lezat – lezat kan guys, smoga artikel ini dapat menjadi referensi bagi anda ketika berada di kebumen.

Nasi Goreng Tembakau, Kuliner Khas Temanggung Penghilang Galau

Selain megahnya gunung kembar Sumbing-Sindoro, Kabupaten Temanggung juga terkenal sebagai salah satu penghasil tembakau terbaik di Indonesia. Namun, sudah tahukah kamu kalau Temanggung juga punya kuliner unik bernama nasi goreng tembakau?

Kepopulerannya mulai melejit
Menu yang tergolong aneh ini belakangan mulai memikat hati kalangan pecinta kuliner tradisional. Bukan tidak mungkin, pamornya segera melejit mengalahkan kepopuleran bakso uleg yang lebih dulu terkenal sebagai kuliner khas Temanggung.

nasgor-tembakau

Bukan sekadar nama, nasi goreng tembakau memang dibuat dari bahan baku tembakau

Ada dua varian nasi goreng tembakau yang dijajakan di Temanggung, yaitu nasi goreng tembakau dan nasi goreng tembakau srinthil. Perlu diketahui bahwa, srinthil merupakan nama dari salah satu jenis tembakau yang ikonis. Maka tak mengherankan jika harga nasi goreng tembakau srinthil lebih mahal sedikit dibanding nasi goreng tembakau biasa.

Nasi goreng tembakau disajikan di atas piring yang terbuat dari anyaman bambu beralas daun pisang. Nasi gorengnya yang berwarna cokelat kemerahan merupakan hasil dari campuran biji tembakau yang ditumbuk halus.

nasgor-tembakau1

Ditaburi rajangan daun tembakau yang masih hijau, bawang goreng, suwiran ayam, serta irisan mentimun dan tomat di tepian daun pisang menjadikan nasi goreng ini begitu sedap nan gurih.

Sedangkan untuk nasi goreng tembakau srinthil, dipermanis dengan garnis bawang merah dan potongan cabai hijau dan daging kambing, juga irisan mentimun dan tomat, serta emping melinjo sebagai pelengkap. Ini mengingatkan kita pada nasi goreng Aceh yang khas dengan emping melinjonya.

nasgor-tembakau2

Cita rasa yang begitu berbeda
Dengan adanya campuran bumbu dari biji tembakau, sensasi rasa yang tercipta dari nasi goreng tembakau benar-benar berbeda dari nasi goreng kebanyakan. Dan rajangan daun tembakaunya itu, membuatnya semakin istimewa.

rumah-makan-tebers

Nah.. jika kamu tertarik dengan keunikan nasi goreng tembakau yang hanya bisa ditemukan di Temanggung ini, kamu bisa mencicipinya di rumah makan Tebers yang terletak di sebelah barat alun-alun Temanggung.

Dengan mencicipi makanan ini semoga hati yang galau dapat menjadi bagus.

7 Makanan yang Selalu Sukses Bikin Gagal Diet

Diet merupakan hal yang sering diucapkan wanita ketika ingin menurunkan berat badannya tetapi apakah anda yakin bisa diet setelah melihat ke 7 makanan yang super duper lezat ini ketika berada di depan meja makan.

Kebanyakan orang seringkali gagal diet disebabkan karena keinginan makan yang tak bisa dibendung. Apalagi jika sudah dihadapkan pada 7 makanan berikut ini. Karena punya daya tarik yang cukup kuat, makanan berikut ini selalu sukses bikin rencana diet berantakan. Jujur deh, kamu pasti paham banget gimana lezatnya melihat 7 makanan ini ketika kamu lagi diet!

1. Mie instan
Salah satu makanan yang paling nggak bisa ditolak! Entah kenapa melihat orang yang makan mie instan, rasanya bisa enak banget. Apalagi aromanya yang nikmat bikin nggak nahan dan selalu sukses mengundang rasa lapar. Kebayang dong lezatnya mie instan yang ditambah telor, kornet dan irisan cabe rawit? Nggak usah muluk-muluk deh, nyium bau mie di dalem kereta aja udah bikin iler netes!

mie_instan_-_personal-psu

2. Gorengan
Nggak beda jauh sama mie instan, gorengan juga susah banget ditolak kehadirannya. Gorengan ini jadi salah satu makanan yang bisa disantap kapan aja. Nggak cuma untuk cemilan, dimakan sebagai pelengkap nasi juga aduhai banget enaknya. Apalagi dimakan sambil nongkrong sama teman, ditemani teh manis atau kopi panas. Yakin masih kuat diet kalau didepanmu banyak gorengan panas nan lezat?

bakwan-udang

3. Ayam goreng tepung
Siapa sih yang bisa nolak ketika disodorin sepiring ayam goreng tepung krispi hangat? Makanan ini termasuk penggagal diet yang paling ampuh. Ketika ayam goreng tepung ditemani seporsi nasi putih hangat dan sambel atau saus. Atau mungkin ayam goreng tepun di geprek dengan sambel bawang atau sambel terasi. Udah deh, dietnya besok aja!

ayam-goreng-tepung-1024x576

4. Martabak
Entah itu martabak manis ataupun martabak asin, lebih baik nggak kamu liat pas lagi diet. Beneran deh, makanan ini jadi musuhnya orang diet apalagi saat malam hari. Emang kamu bisa nolak kalau disodorin martabak manis dengan coklat dan keju yang meleleh atau martabak berisi daging cincang yang gurih? Karena keduanya sama-sama lezat tak terhingga, diet? Duh, besok aja masih bisa kok.

martabak

5. Coklat
Dari dulu hingga sekarang, coklat masih saja menjadi kegemaran. Entah itu cewek, cowok, tua, muda pasti nggak bisa nolak kalau dikasih coklat. Nggak melulu coklat batangan, karena coklat yang dicampur makanan atau minuman juga tetaplah coklat. Kalau kamu penggemar coklat tapi mau dietnya sukses, coba deh ganti coklatmu dengan dark chocolate yang lebih sehat dan membawa banyak manfaat bagi tubuh.

coklat

6. Pizza
Kalau udah berhadapan sama pizza kayaknya nggak bakal puas ya kalau cuma segigit atau sepotong. Entah mau diet atau enggak, godaan pizza tetap tak terkalahkan. Apalagi pizza bisa dimakan saat momen apa aja. Nongkrong bareng, ngerjain tugas, momen ulang tahun, hingga perayaan anniv bersama pasangan. Jadi, kamu lebih suka pizza apa nih?

pizza

7. Kentang goreng
Kalau kamu hobi nongkrong di cafe, kentang goreng pasti tak pernah dilewatkan. Iya sih, kalau udah ada kentang di atas meja rasanya susah banget buat berhenti makan. Apalagi sekarang banyak variasi bumbu kentang goreng yang enaknya nggak kira-kira. Sama halnya dengan pizza, kentang goreng juga pas dimakan saat momen apa aja.

kentang-goreng

Nah itulah 7 makanan yang seringkali bikin gagal diet. Kamu yang udah niat mau diet, mending jangan mau berhadapan dengan sekian makanan di atas ya. Daripada dietmu akhirnya berantakan lagi kaya yang kemarin-kemarin.

 

Lezatnya 5 Kuliner Khas Pemalang Ini Akan Manjakan Perut Laparmu

Pemalang mempunyai banyak wisata menarik yang siap membuat liburanmu menjadi berkesan. Tak hanya wisata, kuliner khasnya juga patut kamu coba. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan laut Jawa ini mempunyai beberapa kuliner khas yang akan memanjakan perutmu, seperti lontong dekem dan nasi grombyang. Tak hanya itu, ada juga sate loso, kamir dan apem comal yang juga wajib kamu coba saat berkunjung kesana. Yuk intip ulasannya biar kamu makin tergoda.

1. Nasi Grombyang
Nasi campur khas Pemalang ini konon sudah ada sejak tahun 1900an. Nasi grombyang terdiri dari nasi, irisan daging kerbau dan juga kuah. Nama grombyang sendiri disematkan karena pada saat disajikan, kuah lebih banyak daripada isinya sehingga nampak bergoyang-goyang atau dalam Bahasa Jawa disebut grombyang-grombyang. Nasi grombyang ini disajikan dalam mangkuk kecil dengan pelengkap sate kerbau agar lebih lezat.

nasi-grombyang-702x336

Ciri khas lain yang bisa kamu jumpai adalah tempat jualan dengan menggunakan kuali besar, kain merah untuk menutupi tempat nasi dan juga penerangan dengan lampu templok sehingga menghasilkan efek remang-remang. Selain itu pengunjung dipersilahkan duduk pada kursi kecil pendek atau dingklik. Kamu yang ingin mencicipi nasi grombyang, kamu bisa menemukan penjualnya di jalan R.E Martadinata atau dekat alun-alun.

2. Lontong Dekem
Mencari makanan saat sore atau malam hari di Pemalang, kamu bisa mencoba yang satu ini. Lontong dekem, makanan yang cocok disantap sore atau malam hari ini mengandung rempah-rempah yang bisa menghangatkan badanmu. Lontong dekem ini berisi lontong yang disiram kuah santan berwarna kuning seperti gulai, ditaburi serundeng kelapa dan bawang goreng, sebagai pelengkap ada kerupuk dan juga sate. Tanpa sate ayam, lontong dekem tak spesial. Sate ini biasanya disajikan dengan dua pilihan yaitu sate goreng dan sate kuah. Kerupuknya juga menggunakan kerupuk mi khas pantura. Lontong dekem juga diberi campuran daging bebek.

lontong-dekem-1

 

Rasa yang dipadukan dalam lontong dekem ini cenderung pedas karena adanya sereh dalam bumbunya. Nama dekem sendiri karena cara pengolahannya sebelum disajikan lontong disiram dengan kuah santan lalu ditumpahkan lagi kemudian disiram lagi lalu ditumpahkan lagi begitu seterusnya hingga beberapa kali siraman sehingga lontong menjadi terendam. Terendam dalam bahasa Pemalang adalah dekem.

3. Sate Loso
Untuk kamu yang penggemar sate, wajib mencoba kuliner yang satu ini. Berbeda dengan sate kambing, ayam, kelici dan sate pada umumnya, sate loso terbuat dari daging kerbau yang rendah kolestrol. Cita rasa manis, gurih, pedas, asam, dan daging terasa wangi berpadu menjadi satu dan siap memanjakan perut laparmu. Yang unik dari sate satu ini, sebelum dibakar sate dibacem terlebih dahulu. Sambel kacangnya pun terasa jauh lebih lembut daripada sambel kacang pada umumnya.

sate-loso

Nama loso ini diambil dari pencetusnya yang asli dari Pemalang, Mbah Loso. Kalau kamu ingin mencicipi sate loso kamu bisa menemukannya di Jalan Uripsumoharjo, samping rel kereta api.

4. Kamir
Kuliner khas yang satu ini asalnya dari Arab, atau suku Arab di Kelurahan Mulyoharjo. Mungkin terlihat mirip seperti apem ataupun serabi. Tapi kamir berbeda, bentuknya bulat, pipih berwarna coklat dan juga lebih bantet dengan ukuran yang bervariasi. Dengan menggunakan adonan terigu, mentega dan juga telur, adonan kue ini terkadang juga ditambahkan pisang ambon atau tape. Kue kamir tersedia dalam dua pilihan, kue kamir terigu dan juga kue kamir beras.

khamir-1024x538

Nama kamir sendiri berasal dari kata Khamir dalam bahasa Arab yang berati ragi. Dalam proses pembuatannya, sebelum dimasak kue kamir ini didiamkan semalaman agar mengembang sempurna dan juga terjadi proses fermentasi. Kalau kamu penasaran ingin mencicipinya, datang saja kios-kios atau toko roti disepanjang Jalan A. Yani. Atau bisa juga datangi pembuatnya langsung di Kelurahan Mulyoharjo.

5. Apem Comal
Kamu suka yang manis-manis? Apem comal bisa kamu jadikan pilihan. Jajanan lezat satu ini memang cukup dikenal sebagai makanan khas Pemalang. Bentuknya bulat berwarna coklat tua dan menempel pada daun pisang. Apem comal ini terbuat dari tepung beras dan gula merah. Warna coklat tua yang menggiurkan itu tentu saja berasal dari gula merah. Cara pembuatannya masih tradisional sehingga cita rasa apem ini tak berubah dan masih terjaga hingga kini. Jangan khawatir, rasa manisnya tak membuat eneg. Rasa manis legit yang pas dengan tekstur layaknya kue basah yang lezat dijamin akan memanjakan lidah kulinermu.

apem-comal-1024x797

Masalah harga sih jangan ditanya, dengan uang Rp 1.000 hingga Rp 2.000 kamu bisa mendapatkan sebuah apem comal. Temukan saja di Pasar Comal atau toko-toko kue di Kota Pemalang.

Sekian banyak kekayaan kuliner Kabupaten Pemalang, 5 kuliner wajib diatas tak boleh kamu lewatkan sama sekali, atau mungkin kamu akan menyesal jika tak mencicipinya selagi disana.

7 Kuliner Legendaris di Depok

Di kawasan kita, Kota Depok, selalu punya banyak cerita kuliner. Di tengah-tengah kemunculan restoran maupun kedai baru yang menghiasi hari-hari, namun ada juga yang sejak lama bertahan hingga sekarang dan selalu mendapat tempat di hati warga. Untuk mengetahui restoran atau gerai kuliner apa saja yang menjadi pilihan favorit dan melegenda di kawasan kita, berikut kami himpun 7 tempat makan yang legendaris di Depok berdasarkan pendapat warga di media sosial.

1. MIE AYAM BERKAT
Mie Ayam Berkat ini legendaris, sudah lama ”bertengger” di Jalan Raya Margonda, yang berlokasi tidak jauh dari gapura utama Kota Depok dekat Gang Kober. Beragam variasi menu Mie Ayam tersaji disini, tentu bersama teman-temannya yang lain, seperti Kwetiau, Nasi Goreng, dll.

Mie Ayam Berkat terbilang jarang sepi pelanggan, apalagi bila ada acara wisuda mahasiswa UI, orangtua yang tinggal di luar Depok biasanya jadikan restoran ini target utamanya setelah acara wisuda selesai. Alasannya, selain karena sajian dan lokasi yang strategis, tentu karena kelegendarisannya juga.

mie-ayam-berkat-300x225

2. SOP DURIAN MARGANDO
Durian? Hmmm… Lebih dari 5 tahun kedai yang berlokasi di sudut “lampu-merah” Ramanda, antara Jalan Margonda Raya dan Jalan Arif Rahman Hakim ini eksis dan selalu dikunjungi pelanggan-pelanggan setianya.

Soal sajian, dari namanya sudah jelas, macam-macam sop segar Durian dengan beragam variasi paduan rasa dapat Anda pilih di sini. Seperti Strawberry dan Roti (beriti), Strawberry Ketan (berita), Strawberry Kelapa (beripa), Kacang Ijo Ketan Roti (Zoker), Kacang Ijo Roti (Zero), hingga Kacang Ijo Ketan (Zotan).

sop-durian-margonda-300x200

3. ES POCONG
Jangankan mahasiswa dan warga Depok, mereka yang tinggal di sekitar Jabodetabek mungkin sebagian mengenalnya. Pasalnya, Es Pocong yang dari dulu berlokasi di seberang Gang Kober (dekat jalan kecil akses ke Stasiun UI) ini sudah menjadi salah satu ikon kuliner legendaris di jalan utama Kota Depok, yakni Margonda.

Selain segarnya Es Pocong, kedai ini pun menawarkan kudapan ringan khas tanah jawa, yakni Tempe Mendoan yang lebar dan ajib rasanya.

es-pocong-margonda-300x210

4. ZOE CAFE
Kafe legendaris tempat membaca buku sambil menyeruput kopi ini sudah lama menemani warga muda Depok. Yang menarik, meski lokasinya di tengah Kota Depok yang sibuk dan padat, yakni Jalan Margonda Raya No.27, cafe ini tetap hadir dengan suasana rindang yang khas. Tak hanya kopi, sajian kudapan lainnya pun dapat Anda pilih seraya memilih buku apa yang ingin Anda baca di perpustakaan kafe ini.

zoe-cafe-depok-margonda-300x200

5. MANG ENGKING
Si legendaris yang berlokasi di dalam kawasan Kampus UI Depok ini terbilang jagoannya seafood. Rindang dan danau UI, gambaran ini lah yang melekat erat di kepala pecinta hidangan laut yang pernah atau sering mampir di Gubug Mang Engking.

Gubug Mang Engking di kawasan Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok. (ist.)

gubug-mang-engking-ui-300x200

6. PEMPEK OKY
Tentu pelintas Jalan Nusantara, Depok 1 tak asing dengan nama Pempek Oky. Tak hanya legendaris, kedai yang menyajikan makanan khas Palembang ini memang termasuk juara.

pempek-okky-nusantara-depok-300x225

7. BEBEK H. SLAMET
Siapa tak kenal kuliner legendaris yang satu ini, Bebek H. Slamet, dengan cabangnya yang tersebar di Jabodetabek bahkan di tempat asalnya, Solo, Jawa Tengah. Di Depok, restoran ini juga sudah lama menghiasi peta kuliner kawasan, yang berlokasi di Jalan Raya Margonda (sebelum Hotel Bumi Wiyata).

bebek-slamet-margonda-depok-300x225

Wisata Kuliner Bandung – Gepuk dan Sate Kuda

Sate adalah makanan yang umum dijumpai di Indonesia. Kita dapat melihat banyak penjual sate ayam, sate kambing, dan sate sapi di manapun kita berada, namun bagaimana dengan sate kuda? Pernahkah anda mencoba keunikan rasa dari sate kuda? Kemungkinan besar anda belum pernah mencoba sate kuda, wajar saja karena saat ini masih sangat jarang ada yang menjual sate kuda.

sate-dan-gepuk-kuda-300x225

Beberapa hari lalu saya datang berkunjung ke rumah teman saya di daerah Cijerah, Bandung. Di sore hari menjelang malam, kami yang kelaparan memutuskan untuk pergi berjalan kaki di sekitar Cijerah untuk makan bakso, namun dalam perjalanan menuju penjual bakso, kami melihat adanya penampakan sebuah kios yang menjual sate kuda. Karena kami tertarik untuk mencoba sate kuda, kami langsung membatalkan niat makan bakso dan segera memesan 10 tusuk sate kuda dan 1 piring nasi.

Tempat penjual sate kuda yang berlokasi di dekat simpang tiga Melong Asih-Cijerah ini tidaklah besar, hanya terdiri dari 1 ruangan berukuran sekitar 2×3 meter, dan 1 tempat menyimpan dan memasak sate. Ruangan kecil tersebut digunakan untuk meja dan kursi tempat pelanggan makan, namun sayangnya ruang makan ini cukup berantakan, banyak barang kepunyaan penjual sate yang disimpan di ruangan ini. Sepertinya tempat ini juga berfungsi sebagai tempat tinggal si penjual sate. Ruangan yang cukup berantakan tersebut lumayan menyulitkan pelanggan yang makan di sana karena hampir seluruh meja di ruangan ini penuh dengan barang. Mungkin karena hal ini lah hampir semua pelanggan yang datang membeli sate lebih memilih makanannya dibungkus dari pada makan di tempat.

sate-kuda-300x225

Sambil duduk di kursi plastik, kami menunggu pesanan kami selesai dibakar. Tidak perlu menunggu lama, pesanan kami selesai dan disajikan di meja. Penampilan sate kuda dengan bumbu kacang tidak berbeda jauh dengan sate-sate lain. Menurut cerita-cerita orang, rasa sate kuda mirip dengan sate sapi, bahkan ada juga yang mengatakan bahwa sate kuda lebih enak dari pada sate sapi. Untuk membuktikannya, kami langsung melahap sate kuda itu. Menurut pendapat pribadi saya, rasa sate kuda berbeda dengan sate sapi. Sate kuda memiliki rasa yang unik dan lembut, namun saya tetap lebih menyukai sate sapi.

Selain sate, tempat ini juga menjual gepuk kuda. Harga sate kuda adalah 1800 Rupiah setiap tusuknya, gepuk kuda 9000 Rupiah, dan nasi putih 3000 Rupiah untuk 1 piring. Di sini juga disediakan air minum gratis berupa air putih. Sembari membayar sate yang dibeli, penjual sate bercerita bahwa dia telah berjualan sate dan gepuk kuda selama hampir 10 tahun lamanya, dan dia juga pernah masuk TV 2 kali yaitu di Trans TV dan ANTV, berkat sate kudanya.

kios-sate-kuda-225x300

Sate kuda tidak hanya enak, namun juga mengandung gizi tinggi dan rendah kolestrol. Selain itu sate kuda juga dipercaya dapat membantu menyembuhkan banyak penyakit seperti diabetes dan asma. Promosi lain tentang sate kuda adalah bahwa sate ini dapat bermanfaat secara khusus pada kaum pria.

Dalam cerita, sumber kekuatan Patih Gajah Mada adalah dari makanannya yang berupa daging kuda. Selain itu, kuda juga selalu menjadi simbol kekuatan dalam banyak produk. Apakah mitos ini benar? Buktikan saja langsung dengan cara menyantap sate dan gepuk kuda secara rutin di dekat simpang tiga Melong Asih-Cijerah, siapa tahu anda bisa jadi sekuat kuda!