Tag: Banten

5 Makanan Khas Provinsi Banten

Makanan khas Provinsi Banten tentunya variatif atau beranekaragam, mungkin sebagian dari kita hanya mengenal sedikit saja misalnya saja Sate Bandeng yang memang sudah populer dinusantara ini sebagai makanan khas dari daerah paling barat di Pulau Jawa ini. Untuk lebih jelasnya mari kita simak informasi mengenai nama-nama makanan khas Provinsi Banten dibawah ini, selamat menyimak!

  • Emping

emping-melinjo-3

Emping merupakan makanan khas Banten yang banyaknya berasal dari wilayah Banten bagian selatan seperti Pandeglang dan Rangkas Bitung. Emping Banten tentu berbeda dengan emping-emping dari daerah lain dan Emping Banten yang terkenal adalah Emping Menes. Makanan ini merupakan “teman terbaik” jika kamu makan bubur ayam, soto atau makanan-makanan berkuah lainnya.

  • Laksa Tangerang

laksa

Laksa tidak hanya ada di Ibukota saja, laksa juga ada diwilayah Banten tepatnya didaerah Tangerang yang notabene tidak jauh dari Jakarta. Makanan ini merupakan perpaduan antara bumbu laksa yang terbuat dari santan, kaldu ayam, kacang hijau, dan juga kentang dengan soun, tauge, telur ayam, tahu, dan juga ketupat. Pokoknya kamu harus mencoba makanan khas Banten yang satu ini.

  • Nasi Sumsum

nasi-sumsum

Nasi sumsum merupakan salah satu makanan khas Provinsi Banten. Walaupun namanya belum “setenar” Sate Bandeng namun makanan ini banyak dicari sebagai makanan berat penghilang lapar. Nasi sumsum merupakan perpaduan antara nasi dengan sumsum tulang kerbau dan juga bumbu-bumbu olahan khas Banten yang disajikan dengan cara dibakar.

  • Sate Bandeng

sate-bandeng

Sate Bandeng merupakan makanan khas dari Provinsi Banten yang paling terkenal. Jika orang luar Banten datang ke Banten, kemungkinan besar makanan ini yang akan dicari. Sate Bandeng ini amat unik, karena kamu tidak akan menemukan makanan jenis ikan yang disate selain Sate Bandeng. Sate Bandeng ini tidaklah seperti makan ikan Bandeng, karena empuk dan juga tidak bertulang.

  • Kue Apem

apem

Kue Apem merupakan salah satu makanan yang sering terlihat ketika dibulan puasa, kue ini rasanya manis sehingga cocok untuk berbuka. Kue Apem terbuat dari tepung beras dan tape singkong, cara memakannya lebih enak jika dicampur dengan gula merah dan sirup. Salah satu daerah di Banten yang terkenal akan pembuatan Kue Apemnya adalah daerah Cimanuk.

Nah itulah nama-nama makanan khas Provinsi Banten, semoga identitas kuliner Provinsi yang kita cintai ini tetap terjaga dan lestari.

Iklan

3 Kudapan Khas Banten Paling Populer

Banten hanya dikenal masyarakat luas dengan sejarahnya yang panjang sejak abad ke-16. Namun tidak hanya itu, Banten juga memiliki kekayaan kuliner diantaranya adalah kudapan atau cemilan atau makanan ringan. Kudapan-kudapan yang akan kita bahas ini nikmat sekali jika disantap dipagi hari menjelang beraktifitas atau ketika mengisi waktu luang bersama keluarga. Dan inilah 3 kudapan khas Banten paling populer, cekidot:

1. Ketan Bintul

kentan-bintul

Ketan Bintul merupakan salah satu dari sekian banyak kudapan asal Banten yang paling dikenal dan disukai warga masyarakat Banten. Konon katanya kudapan yang satu ini sangat digemari Sultan Banten pada saat itu, termasuk Sultan Hasanuddin yang terkenal itu. Makanan ini sangat baik disajikan ketika akan beraktifitas karena makanan ini mengandung banyak karbohidrat sebagai asupan energi.

Cara pembuatan ketan bintul tidak ubahnya seperti membuat uli atau gemblong yaitu dengan cara beras ketan kita kukus lalu ditumbuk hingga halus dan kenyal. Setelah itu makanan disajikan dengan mencampurkannya dengan serundeng (ampas kelapa yang disangrai hingga warnanya kecoklatan) yang sebelumnya telah dicampurkan dengan bumbu-bumbu.

2. Bontot

bontot

Salah satu makanan atau cemilan paling populer didaerah Banten adalah Bontot. Makanan yang terbuat dari aci dan campuran ikan atau terasi ini senantiasa hadir menemani santap berbuka warga Banten ketika ramadhan tiba. Kudapan yang pada umumnya berwarna merah muda dan putih sangat nikmat jika dimakan bersama dengan sambal kacang.

Sekedar intermezzo bahwa bontot merupakan istilah atau panggilan untuk anak terakhir atau anak bungsu didaerah Banten. Bisa jadi penamaan kudapan ini dianalogikan dengan anak bungsu yang notabene kecil, mungil, dan hal-hal yang semacam dengannya. Kudapan ini juga cocok dimakan dipagi hari menjelas beraktifitas atau ketika kumpul bersama keluarga misalnya ketika nonton tv.

3. Cecuer

cecuer

Selain Bonton, Provinsi Banten juga memiliki kudapan yang populer juga ditengah masyarakat Banten yaitu Cecuer. Kudapan yang sering disebut cuer ini seringkali hadir ketika ramadhan tiba, khususnya dikala masyarakat melakukan buka puasa.

Makanan yang identik dengan warna hijau ini terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan perasan daun suji, akan lebih nikmat jika disajikannya dengan ampas dari parutan kelapa. Makanan yang satu ini begitu kenyal dan gurih dan kamu harus mencobanya (untuk yang belum pernah mencoba, kalau sudah ya coba lagi).

Itu dia 3 kudapan khas Banten Semoga terinspirasi.